Mailbot ID sekarang self-serve penuh.
Developer Indonesia sekarang bisa mulai dari Dashboard, membuat akun, mengambil API key, memverifikasi domain, lalu mengirim email transactional lewat POST /v1/send.
Ringkasnya: Mailbot ID sekarang siap untuk alur self-serve: Dashboard -> API key -> POST /v1/send. Akun baru bisa menguji kirim ke email akun sendiri; setelah domain terverifikasi, akun bisa mengirim ke recipient aplikasi.
Alur 3 langkah yang sudah live
- Buat akun dari Dashboard. Signup mengembalikan API key dan access code satu kali. Simpan keduanya di tempat aman.
- Verifikasi domain pengirim. Tambahkan TXT record yang ditampilkan Dashboard, lalu cek sampai status domain menjadi verified.
- Kirim dari backend aplikasi. Panggil
POST /v1/senddengan Bearer API key dan payload email transactional.
curl https://api.mailbot.id/v1/send \
-H "Authorization: Bearer $MAILBOT_API_KEY" \
-H "Content-Type: application/json" \
-d '{
"to": "user@example.com",
"subject": "Kode OTP Produkmu",
"text": "Kode OTP kamu: 884921"
}'
Trust ladder: self-send lalu domain verified
Akun baru dimulai dari mode self-send: kamu bisa mengetes integrasi ke email akun sendiri. Kalau mencoba mengirim ke recipient lain sebelum domain terverifikasi, API mengembalikan 403.
Setelah domain pengirim terverifikasi lewat DNS TXT, akun bisa mengirim email transactional ke recipient aplikasi. Framing ini sengaja dibuat sebagai perlindungan reputasi pengirim dan batas penggunaan yang wajar untuk email aplikasi.
Gratis 1.000 email per bulan
Setiap akun self-serve mulai dengan 1.000 email/bulan. Saat butuh tambahan, top-up dibayar dalam Rupiah mulai Rp30rb dari Dashboard. Tidak perlu kartu kredit untuk mulai mencoba.
Jika kuota gratis dan kredit berbayar tidak tersedia, pengiriman berhenti. Ini menjaga biaya tetap eksplisit dan menghindari tagihan mendadak.
Ruang lingkup tetap send-only
Mailbot ID dibuat untuk email aplikasi seperti OTP, reset password, invoice, update pesanan, dan alert sistem. Produk ini tidak dirancang untuk newsletter, bulk promo, cold email, receiving, inbox, atau helpdesk.
Coba dari Dashboard.
Buat akun, simpan API key, verifikasi domain, lalu kirim email aplikasi pertama lewat HTTP API.